Hari pertama pegelaran turnamen bulutangkis paling bergengsi di Indonesia, babak kualifikasi menyuguhkan perandingan yang cukup menarik terlihat dari melajunya Sonny Dwi Kuncoro sang juara Thailand GPG2012, ditemani beberapa pemain muda lapis pelatnas dan pemain klub yang ikut berpartisipasi serta duo A, Ana dan Aprilia yang mampu menembus ke babak utama turnamen berhadiah $650.000,-
Pada acara dinner tak kalah seru, ketika para atlet harus berpakaian ala wayang. Serta hall istora yang disulap menjadi arena badminton heroes.
Keesokan harinya, beberapa pemain indonesia mampu memberikan kejutan menarik dengan menumbangkan beberapa pemain unggulan diantaranya, Peter Gade-Sho Sasaki-Hung Ling Chen Wen Hsing Cheng-Christinna Pedersen-Kamilla Rytter Juhl, sayangnya kejutan yang tak mengenakkan justru tertimpa sektor tunggal puteri Indonesia Adrianti Fidasari yang mengalami cedera mati kaki kanan hingga pada babak round 2, hanya tersisa Aprilia.
Babak perdelapan final, tunggal puteri Aprilia kandas dengan perlawanan terbaiknya diikuti beberapa pemain muda lapis. Tak hanya itu pemain kualifikasi Sonny Dwi Kuncoro pun sukses menelan seniornya, Taufik Hidayat. Dan unggulan Chen Long-Mizuki-Reika-Jiang-Hyun lll-Ko Sung Hyung-Yoo Yeon Seong juga kandas salah satunya dikandaskan oleh Rendra/Rian asal Indonesia.
Babak perempat final, kandasnya zhang/zhao-jung/kim-joachim/pedersen-wangxin-miyuki/satoko-wangshixian-tine baun-chai/guo-julianneschenk menambah daftar kejutan setelah kido/pia berhasil memaksa rubber game atas pasangan mix terbaik indonesia.
Sayang dibabak semifinal, ganda putera/puteri indonesia kandas atas unggulandua, dan menyisakan ganda campuran serta tunggal putera dibabak final.
Babak final baru saja berlalu dan Indonesia hanya berhasil meraih gelar juara sektor tunggal putera dan gagal (lagi) di sektor ganda campuran, namun lebih baik gagal di turnamen series ini daripada di ajang olimpiade.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar