Kamis, 24 Mei 2012

The Story of Me : Aku dan Bulutangkis (part4)

Kembalinya aku kedunia bulutangkis. Sejak tahun 2008 olahraga yang aku mahiri selain lari, renang dan lompat tali, bulutangkislah yang kujadikan favorit. Melihat penampilan heroik srikandi tepok bulu Indonesia yang pantang menyerah benar-benar menginspirasi kecintanku pada Indonesia melalui dunia olahraga. namun beberapa saat kecintaan itu tiada bergelora karena sukarnya mencari berita tentang pahlawan dunia olahraga di Indonesia. Namun itu bukanlah alasanku selama dua tahun kepedulianku pada olahraga ini berkurang, mungkin bukan berkurang, tepatnya tidak tersorot dan memancar. Namun yang aku kagumi, setiap aku diajak bermain dengan temanku, aku selalu bisa biarpun sudah lama tak mengayunkannya. Dan setiap ayunan raket itu jujur saja ada rasa kerinuan pada atlet-atlet tepok bulu yang selama ini menginspirasiku. Melalui bulutangkis aku dilatih penyaluran emosi strategi dan stamina. Aku dulu berbadan gemuk, namun setelah kenal olahraga ini badanku menyusut. keinginanku rasanya saat itu untuk bisa masuk klub pb-suryanaga surabaya, tempat berlatih sang bronze medal mem’s single athena olimpiade 2004. Melalui bulutangkis pula Aku yang awalnya bermental cemen setelah final itu, berubah menjadi pemberani dan dalam keadaan apapun kunciku adalah, pantang menyerah dengan keadaan.
Namun tak lama setelah masuk masa SMP pengetahuanku seputar bulutangkis berkurang sejak olimpiade Beijing 2008. Karena minimnya pemberitaan akupun buta. Sedikit beruntung bagiku, hingga tahun 2010 aku masih menonton beberapa turnamen yang disiarkan Trans7 dan Antv. Tapi belum lagi godaanku berselingkuh ngefans berat dengan Gita Gutawa dan kisah asmara yang baru kusadari sungguh tiada berguna, menyesal aku mengenal cinta pada pria tak jelas. Namun ku ambil hikmah bahwa ini adalah pelajaran untuk lebih pandai lagi.
Menginjak kelas tiga, ujian itu masih ada, fokus pada UNAS dengan target lulus dengan hasil sendiri yang baik membuatku menomor sekiankan lai olahraga ini, sampai akhirnya usai tugasku berstudy wisata ke Bali, aku iseng nonton TV bersama adikku, dan kulihat lagi iklan di TV turnamen Sudirman cup Indonesia vs Rusia, sayang aku gagal nonton karena apa aku lupa namun esoknya ketika melawan Malaysia 23Mei2011 aku benar-benar kembali. Saat itu sedang musimnya jejaring sosial facebook dan kumanfaatkan benar website tersebut dengan mengisi beranda seputar badminton dan mencari komunitas badminton. Setelah itu, perlahan tapi pasti pengetahuanku tentang bulutangkis kembali., dan semua hal negatif selain bulutangkis sudah kuhindari termasuk asmara story, aku tak ingin jatuh lagi dilubang hancurnya kecintaan terhadap bulutangkis. Usai turnamen itu aku menjadi saksi segala perjuangan merahputih di setiap turnamen, walau tak menonton tivi namun pemberitaannya cukup bagiku.
Diangkat menjadi admin sebuah fanspage badminton, adalah kebanggan tersendiri bagilku. Melalui ini aku ingin menjadikannya sebuah batu loncatan akses ke player room bulutangkis Indonesia. Dan saat ini usahaku benar-benar diuji, setelah coba-coba kisah asmara dimasa SMA akupun kapok dan tak minat lago, walau banyak yang mengejarku namun kurasa bulutangkis lebih penting termasuk dari orang pilihan ortuku yang sebenarnya aku tak minat.
Kini aku tengah berusaha mencari jalan mewujudkan asa menjadi pemai bulutangkis hebat untuk Indonesia, aku takingin kegagalan SMP terulang karena minimnya usahaku. Sayangnya saat itu godaan masa SMP-ku cukup banyak membuatku goyah namun ternyata serpihanu didunia buluangsa masih ada dan berdiri kokoh hingga detik ini. Yang pasti aku tak ingin kejadian buruk ini terulang, termasuk kejadian pembalasan satu tahun Jepang 2-3 diperempatfinal kejuaraan beregu.

BL dan perempat final Thomas Uber cup 2012

Kali ini catatan terburuk dalam sejarah telah ditorehkan oleh para pebulutangkis Indonesia terutama tim Thomas. Di ungulkan di tempat kelima lebih tinggi dari lawannya Jepang, justru harus menelan kekalahan 2-3 dari tim putera Jepang yang selama ini selalu dapat dikalahkan tim Indonesia. Indonesia gagal ke semifinal setelah 54tahun selalu masuk semifinal, kini sejarah buruk itu tercipta. Dan kata PBSI ? evaluasi lagi ? sungguh terasa tidak niat !! Padahal Thomas Uber 2010 lalu Indonesia melibas Jepang 3-1 di semifinal, tap yah apa mau dikata. Kekalahan ini sungguh menyesakkan selain bagi pemain, pendukung setia pun sama. Namun ikrar menghargai perjuangan atlet bagi para BL tetaplah harus dipegang teguh dalam kondisi apapun. Termasuk kondisi gagalnya dua peraih medali emas olimpiade 2004 dan 2008 menyumbang poin usai Simon Santoso menyumbang point. Beruntung, ganda rombakan Ahsan/Alvent berhasil memperpanjang nafas merah putih. Dengan cekatan mereka bermain apik sayang partai kelima mental terbebani ti thomas dipundak Hayom membuat mentalnya tidak tenang sehingga permainan apiknya pun tak keluar dan Indonesia ? dilibas Jepang 3-2. Senada dengan tim thomas, para srikandipun harus menelan kekalahan tragis dari Jepang. Tertinggal 0-2 dari Jepang setelah Maria Febe dan ganda Greysia Polii/ Meiliana Jauhari harus kalah tipis di set penentuan dari Mizuki/Reika. Namun semangat pantang menyerah sedari awal memasuki lapangan telah ditunjukkan oleh seorang Adriyanti Firdasari. Turun di partai tunggal kedua adriyanti bermain lepas tanpa beban walau sebenarnya ini merupakan penetuan bagi kedua negara, jika Jepang kalah partai keempat akan dimainkan dan jika Indonesia menang dipartai keempat maka partai kelima akan menjadi penentuan. Dan ternyata ? Allah itu adil !! puteri Indonesia memang underdog namun fighting para srikandi patut diberi aplause. Berjibaku dilapangan, jatuh bangun mengejar bola tanpa menyerah adalah semangat positif sungguh mereka adalah pahlawan olahraga sekaligus pahlawan mas kini. Firda dan Feinya/Nitya menang Indonesia mempertahakan diri hingga pukul 12malam mereka berjuang di negeri China walau sayang dipartai penentuan Lindaweni harus kalah dramatis tipis disetke3 atas tunggal Jepang Minatsu Mitani. Main ngotot dan lepas telah ia peragakan sungguh perjuangan tiada kenal lelah tapi apadaya kekalahan itu tak dapat dihindari. Kalah tragis dibabak permpat final 2-3 semoga benar-benar bisa menjadi bahan evaluasi komit pbsi yang selalu obral janji.
Mungkin Indonesia memang gak berbakat menggunakan taktik sekenario melawan China kemarin, mungkin ini adalah karmanya. Tapi memang perlu diakui usaha Jepang mengimpor pelatih berkualitas dan liga bulutangkis dengan mengundang pemain dari negeri lain cukup membuat hasil yang mereka peroleh lebih baik dari 2 dan 4 tahun lalu dari Indonesia. Pendapat lain mengenai kekalahan Indonesia dari Jepang menurutku mungkin, adalah ajang pembalasan dari Jepang setelah tahun lalu di Sudirman cup tepat di tanggal ini, Indonesia mengalahkan Jepang dengan 3-2 juga. Mungkin ini memang ujian dari Tuhan untuk bulutangkis Indonesia agar segera berbenah. Tapi perlu diingat apapun yang terjadi ikrar BL tetap harus dipegang teguh demi mendukung bulutangkis Indonesia, olahraga yang paling membanggakan di Indonesia. Amin ya Allah.

Minggu, 20 Mei 2012

The Story of Me : Aku dan Bulutangkis (part3)

Then, this is a continue of story from mouse year. Dimana kali ini tentang ketegangan olimpiade yang baru pertama kali kurasakan di posisi penonton.
Usai pegelaran Djarum Indonesia Open Superseries 2008 lalu, aku ingat ketika terakhir aku menyaksikan turnamen olahraga di TV begitupun berita olahraganya dibulan juni, kudengar sang komentator dan sang narator pembaca berita menjabarkan bahwa pada Agustus 2008 akan digelar suatu pertandingan olahraga bulutangkis akbar sekelas thomas-uber di Beijing China. Sejak saat itu momen menonton pertandingan tersebut adalah hal yang paling aku nantikan. Usai kelulusan dan Juli, aku diterima disuatu sekolah putih biru negeri. Dari situ aku berkenalan dengan seorang kawan chinese, Ghrizselda Joanita namanya. Ternyata dia sama denganku, seorang penikmat bulutangkis mungkin dia tau lebih banyak dari aku, lantas aku tak mungkin menyia-nyiakan kesempatan mengutak-atik info bulutangkis yang lebih banyak, termasuk tentang olimpiade. Darinya aku tahu bahwa tanggal pasti pegelaran olimpiade itu adalah 08 Agustus, sejak itu di bulan Agustus usai tanggal 8 tersebut, aku gemar membeli koran Jawapos untuk menambah info seputar bulutangkis olimpiade itu, karena susahnya mencari info olahraga bulutangkis di tv tanah air.
Begitupun penyiarannya TVRI yang berhak menyiarkan pertandingan tersebut tidak pas denganku, karena channel tvri di tv ku tidak begitu jernih alias banyak gangguan. Namun, itu bukan menjadikan sebuah halangan untuk menonton laga para pebulutangkis Indonesia di kandang Barongsai tersebut, karena kala itu aku masih punya sebuah Handphone yang memiliki fitur bisa nonton tv. Akhirnya ku manfaatkan untuk menonton turnamen olimpiade tersebut. Tak berhenti disitu, aku rajin membeli surat kabat untuk mengetahui info tentang ajang olimpiade itu. Dan usahaku membuahkan hasil, walau tak sepenuhnya menonton setiap laga, karena kurang tahu jadwal, tapi aku berhasil menjadi saksi bagaimana seorang Maria Kristin Yulianti dengan usahanya berhasil merebut medali perunggu menggagalkan usaha seorang Lu Lan di depan publiknya sendiri. Begitupun Markis Kido/Hendra Setiawan merebut medali emas atas Cai Yun/Fu Haifeng menggagalkan misi sapu bersih tembok china itu, sayang Liliyana Natsir & Nova Widianto gagal menyumbang emas dan hanya memeroleh perak tapitetap tak kan pernah mengurangi kecintaanku terhadap Liliyana Natsir.
To be Continue !!!

about Thomas-Uber cup 2012

Selamat hari minggu, selamat hari kebangkitan nasional juga buat rakyat Indonesia yang ke104. Hari ini hari pertama pertandingan Thomas-Uber cup 2012 digelar, dan berikut beberapa info teraktual Thomas-Uber tahun ini... Mau tau kan ? so still watch guy’s !!!
Thomas Uber tahun naga air kali ini digelar di negeri tembok besar, Wuhan China. 20-27 Mei 2012. Babak kualifikasi sudah digelar februari lalu, dengan Macau sebagai tuan rumah zona Asia. Dan berikut hasil drawing tim yang lolos ke putaran final : Thomas Cup •Grup A : China, Indonesia, Inggris •Grup B : Jepang, Rusia, Selandia Baru •Grup C : Denmark, Malaysia, Afrika Selatan •Grup D : Korea Selatan, Jerman, Amerika Serikat Uber Cup •Grup A : China, Indonesia, Afrika Selatan •Grup B : China Taipei, Thailand, Belanda •Grup C : Korea Selatan, Jerman, Australia •Grup D : Jepang, Denmark, Amerika Selatan Thomas cup seeding 1.China 2.Korea 3.Denmark 4.Jepang 5.Indonesia 6.Malaysia 7.Jerman 8.Rusia 9.Inggris 10.USA 11.New Zealand 12.South Africa Uber cup seeding 1.China 2.Jepang 3.Korea 4.Chinese Taipei 5.Thailand 6.Denmark 7.Indonesia 8.Jerman 9.Belanda 10.USA 11.Australia 12.South Africa
Dan Skuad Tim Thomas dan Uber 2012 dari masing-masing negara telah dirilis berdasarkan rilis BWF per 9 Mei kemarin. Dari 12 Tim Thomas maupun Uber. Berikut daftar lengkap skuad Thomas dan Uber 2012 yang berlaga di Wuhan, 20-27 Mei 2012. Berikut rinciannya : Thomas Cup Squad 1.China : Lin Dan, Chen Long, Chen Jin, Du Pengyu, Chai Yun, Fu Haifeng, Cai Biao, Guo Zhendong, Hong Wei, Shen Ye 2.Denmark : Peter Gade, Jan O Jorgensen, Hans Kristian Vithingus, Viktor Axelsen, Mathias Boe, Carsten Mogensen, Mads Conrad Petersen, Jonas Rassmusen, Mads Pieler Kolding, Joachim Fischer Nielsen 3.England : Rajiv Ouseph, Carl Baxter, Ben Beckman, Toby Penty, Chris Adcock, Andrew Ellis, Nathan Robertson, Chris Langridge, Peter Mills 4.Germany : Marc Zwiebler, Dieter Domke, Lukas Schmidt, Marcel Reuter, Ingo Kindervater, Johanes Schoettler, Michael Fuchs , Oliver Roth, Peter Kaebauer, Josche Zurwonne 5.Indonesia : Simon Santoso, Taufik Hidayat, Tommy Sugiarto, Dionysius Hayom Rumbaka, Muhammad Ahsan, Bona Septano, Markis Kido, Hendra Setiawan, Alvent Yulianto Chandra, Ryan Agung Saputra 6.Japan : Sho Sasaki, Kenichi Tago, Takuma Ueda, Riichi Takeshita, Hiroyuki Endo, Kenichi Hayakawa, Hirokatsu Hashimoto, Noriyasu Hirata, Shoji Sato, Naoki Kawamae 7.Korea : Lee Hyun Ill, Shon Wan Ho, Hong Ji Hoon, Lee Dong Keun, Jung Jae Sung, Lee Yong Dae, Kim Ki Jung, Kim Sa Rang, Ko Sung Hyun, Yoo Yeon Seong 8.Malaysia : Lee Chong Wei, Daren Liew, Muhammad Hafiz Hashim, Chong Wei Feng, Koo Kean Keat, Tan Boon Heong, Goh V Shem, Lim Kim Wah, Hoon Tienh How, Tan Wee Kiong 9.New Zealand : James Eunson, Michael Fowke, Luke Charlesworth, Kevin Dennerly-Mintur, Oliver Leydon-Davi 10.South Africa : Jacob Malieka, Willem Viljoen, Prakash Viyajanat, Dorian Lance Jame 11.Rusia : Vladimir Ivanov, Ivan Sozonov, Vladimir Malkov, Denis Grachev, Anatoly Yartsev, Sergey Lunev, Vitalij Durkin, Alexandr Nikolaenko, Evgenij Dremi 12.USA : Sattawat Pongnaira, Howard Shu, Nicholas Jinadasa, Howard Bach, Chew Philip, Tony Gunawan Uber Cup Squad 1.China : Wang Yihan, Wang Xin, Wang Shixian, Li Xuerui, Wang Xiaoli, Yu Yang, Tian Qing, Zhao Yunlei, Cheng Su, Pan Pan 2.Denmark : Tine Baun, Karina Jorgensen, Line Kjaersfeld, Lene Clausen, Marie Roepke, Maria Helsbol, Christinna Pedersen, Kamilla Rytter Juhl, Line Damkjaer Krus 3.Chinese Taipei : Tzu Ying Tai, Hsiao Ma Pai, Hung Shih Han, Hsieh Pei Chen, Chiang Kai Hsin, Chien Yu Chin, Cheng Wen Hsing, Pei Ling Tsai, Wan Pei Rong 4.Germany : Juliane Schenk, Olga Konon, Karin Schnaase, Carola Bott, Fabienne Deprez, Carla Nelte, Isabel Herttrich, Johanna Goliszewsk, Sandra Marinello, Birgit Michels 5.Indonesia : Maria Febe Kusumastuti, Adrianti Firdasari, Lindaweni Fanetri, Bellaetrix Manuputy, Greysia Polii, Meiliana Jauhari, Anneke Feinya Agustin, Nitya Khrisinda Maheswari, Della Destiara Haris, Suci Rizky Andini 6.Japan : Sayaka Sato, Eriko Hirose, Ai Goto, Minatsu Mitani, Mizuki Fujii, Reika Kakiiwa, Shizuka Matsuo, Mami Naito, Misaki Matsutomo, Ayaka Takahashi 7.Korea : Sung Ji Hyun, Bae Youn Joo, Hwang Hye Youn, Kim Soo Jin, Ha Jung Eun, Kim Min Jung, Jung Kyung Eun, Kim Ha Na, Eom Hye Won, Jang Ye Na 8.Netherlands : Jie Yao, Judith Meulendijk, Patty Stolzenbac, Josephine Wenthol, Samantha Barning, Eefje Muskens, Selena Piek, Iris Tabeling, Paulien Van Dooremalen, Ilse Vaensse 9.Thailand : Ratchanok Intanon, Porntip Buranaprasertsuk, Sapsiree Taerattanachai, Nichaon Jindapon, Savitree Amitapai, Saralee Thoungthongkam, Duanganong Aroonkesorn, Kunchala Voravichitchaikul 10.South Africa : Kerry-Lee Harrington, Stacey Doubell, Michelle Claire Edwards, Annari Viljoe 11.Australia : Victoria Na, Gronya Somerville, Tara Pilven, Guan Jacqueline, Veeran Renuga, He Tian Tang, Tanaka Eugenia, Choo Leanne, Chen Hsuan Yu Wendy 12.USA : Wang Rena, Wang Iris, Jamie Subandhi, Eva Lee, Paula Lynn Obanan
Thomas dan Uber Cup 2012 akan disiarkan di Indonesia oleh televisi swasta Nasional MNCTV, sedangkan untuk jaringan televisi berlangganan, SindoTV, MNC Sport 1 dan MNC Sport 2. Untuk diketahui saja, MNC Sport adalah jaringan televisi berlangganan yang dimiliki oleh MNC Group yang didirikan untuk penayangan SEA Games lalu. Berikut ini jadwal penayangan Piala Thomas dan Uber 2012 di MNCTV dan MNC Sport 2. TUC Schecule – MNCTV Setelah ditunggu-tunggu, ternyata MNCTV menayangkan laga Tim Thomas pada Penyisihan Grup yang berada di Court TV-1 karena terjadi dilema dimana Thomas dan Uber Indonesia dijadwalkan di waktu yang sama. Berikut jadwal yang dirilis oleh MNCTV dan sudah diiklankan. •21 Mei 2012 : Thomas Cup Grup A – Indonesia VS England (17.50 WIB) •22 Mei 2012 : Thomas Cup Grup A – Indonesia VS China (17.50 WIB) •23 Mei 2012 : Uber Cup Quarterfinals (11.50 WIB), Thomas Cup Quarterfinals (17.50 WIB) >> keduanya TV Court 1, belum tentu Tim Thomas dan Uber Indonesia yang ditayangkan di TV Court 1 •24 Mei 2012 : Uber Cup Semifinals •25 Mei 2012 : Thomas Cup Semifinals •26 Mei 2012 : Uber Cup Finals •27 Mei 2012 : Thomas Cup Finals Untuk laga 24-27 Mei kemungkinan memang ditayangkan di MNCTV, mengingat laga Semifinal dan Final lebih mendapat perhatian, meskipun bukan partai Indonesia. TUC Schedule – MNC Sport 1 Untuk MNC Sport 1, akan disiarkan partai Piala Uber Indonesia, dimana Indonesia akan bertemu Amerika Serikat pada 21 Mei dan bertemu China di 22 Mei 2012 di TVCourt 2. Tim Uber Indonesia masing-masing tayang pukul 18.00 WIB pada dua hari itu. Apakah MNC Sport 1 akan menyiarkan semua laga di TV Court 2 atau hanya Uber Indonesia ini, duaribuan belum punya informasi. Laga ini juga akan disiarkan di Sindo TV. TUC Schedule – MNC Sport 2 Untuk siaran di televisi berlangganan milik MNC Group ini, karena memang ditunjukkan untuk olahraga, televisi ini menyiarkan hampir semua laga di TV Court 1. Berikut jadwal siaran di MNC Sport 2. 20 Mei 2012 •12.00 WIB – Uber Cup JPN Vs USA •18.00 WIB – Thomas Cup JPN Vs ENG 21 Mei 2012 •12.00 WIB – Uber Cup DEN Vs USA •18.00 WIB – Thomas Cup INA Vs ENG 22 Mei 2012 •12.00 WIB – Thomas Cup DEN Vs MAS •18.00 WIB – Thomas Cup CHN Vs INA 23 Mei 2012 •12.00 WIB – Uber Cup Quarterfinals •18.00 WIB – Thomas Cup Quarterfinals 24 Mei 2012 •12.00 WIB – Uber Cup Semifinals •18.00 WIB – Uber Cup Semifinals 25 Mei 2012 •12.00 WIB – Thomas Cup Semifinals •18.00 WIB – Thomas Cup Semifinals 26 Mei 2012 - Uber Cup Final (13.00 WIB) 27 Mei 2012 - Thomas Cup Final (13.00 WIB) Sekian info teraktual tentang Thomas-Uber 2012 semoga bermanfaat, dan semoga tim Thomas dan Uber Indonesia bisa menunjukkan permainan terbaiknya dan merebut piala beregu yang tahun lalu direbut oleh tim China dan Korea. TO BE CONTINUE !!!

Jumat, 18 Mei 2012

The Story of Me : Aku dan Bulutangkis (part2)

Masih ditahun yang sama, 2008 cerita tentang aku dan bulutangkis masih berlanjut. Turnamen Thomas-Uber cup kala itu memang telah usai, namun efek euforia kecintaan terhadap bulutangkis Indonesia yang baru saja terlahir kembali terasa belum padam. Pasca turnamen Thomas-Uber 2008 Demam mengayunkan raket, menepok bulu angsa itu kini kembali melanda negeri Indonesia, negeri yang dikenal melalui segudang prestasi olahraga bulutangkisnya. Bulutangkis memang olahraga kebanggaan Indonesia, dalam keheningannya berbaga macam prestasi mampu terukir walau hanya sedikit media yang mau memberitakannya. Kampungku pun terjangkit virus bulutangkis ini, dan aku yang awalnya tak bisa tiba-tiba dengan kegigihanku bermain dan berlatih dengan dinding kamarku dalam berkonsenterasi memperhatikan buluangsa kini aku bisa, dan teman-teman yang selalu meremehkanku pun kagum.
Disekolah, aku sempat mengajak teman yang juga rivalku dikelas untuk urusan akademik bermain bulutangkis bersama, kulihat dari mimik wajahnya ia terkesan meremehkanku, ah aku memang baru belajar, aku baru bisa tapi bukankah dengan kegigihan semua bisa berubah ? dan terbukti aku bisa mengalahkannya. Teman-temanku kembali kagum sampai akhirnya aku memutuskan bermain bulutangkis bersama temanku yang sering membelaku ketika aku dihina teman-temanku yang dengki padaku. Namanya Zainal Abidin, aku enjoy bermain dengannya terasa seperti dia bukan lawan kami justru saling belajar, dia memberiku berbagai bola umpan tinggi, padahal aku belum belajar namun kami saling menyuport akhirnya kami bisa sampai teman-teman yang lain menonton permainan yang menurutku saat itu kelas dunia.
Dua minggu tersisa menuju kegiatan study wisata ke Yogyakarta kuhabiskan bersama teman-temanku yang lainnya untuk bermain bulutangkis bersama. Keceriaan saat itu terasa sangat cepat, karena akhirnya tiba waktu untuk pergi ke Yogyakarta, disana demam bulutangkis masih terasa, teman-temanku ada yang membawa raket dan memainkannya dipantai selatan sungguh moment yang lucu karena mereka nekat melawan hembusan angin pantai yang sungguh kencang.
Tiga hari dikota gudeg terasa begitu cepat, setelah kembalinya aku dari Yogya , aku memutuskan untuk lebih banyak diam dirumah dan mencari info tentang bulutangkis, dan ternyata itu susah !. Sampai suatu hari aku melihat iklan Indonesia Open Super Series 2008 di Trans7 di bulan Juni. Itu membuatku semangat memperhatkan channel televisi itu setiap waktu.
Tiba saatnya pergelaran Indonesia terbuka, banyak kejutan yang terjadi di masa itu. Dan mulai saat itu aku benar-benar mengidolakan sosok Maria Kristin Yulianti, permainannya sangat cantik, kegigihannya, semangatnya saat mengejar bulu angsa membuat aku kagum. Begitupun sosok Liliyana Natsir dan Vita Marissa permainan yang kompak benar-benar mematahkan pertahanan lawannya. Begitupun Simon dan Sonny yang kompak menciptakan final sesama Indonesia. Sungguh terimakasih terhadap Trans7 yang mau menyiarkan turnamen itu, dan tetap mempertahankan momentum demam bulutangkis di seluruh Indonesia.
To be Continue :)